Selasa, 08 Februari 2011

Pemuda Harapan Bangsa (Renungan dari kondisi Realitas Bangsa Indonesia)

Oleh: Afrinaldo*

Perjalanan yang sangat mengesankan beaktifitas bersama perwakilan pemuda dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Hari ini awal langkah dari kegiatan PPKPI tingkat Nasional yang dimulai dengan aktifitas apel pagi di Gedung Plaza Kemenpora RI.

Awal keberangkatan dari Wisma Handayani tempat peserta PPKPI menginap menuju lokasi pembukaan nyaris tidak ada hambatan dalam perjalanan. Dalam rangkaian kegiatan apel pagi, sebuah momen penting secara pribadi saya bersalaman dan berbicara langsung dengan Menpora bapak Andi Malarangeng. Entah darimana awalnya tiba-tiba bapak Menpora muncul dari samping gedung bertepatan dengan tempat dimana saya duduk. Bertemu dengan Ketua Umum KAMMI Pusat, menyaksikan penampilan dari KILLA team dan lainnya. Apel pembukaan pekan Hari Sumpah Pemuda dibuka langsung bapak Andi Malarangeng setelah sebelumnya memberikan sambutan selaku Pembina Apel.

Dalam perjalanan pulang menuju Wisma Handayani, baru pertama kali saya merasakan suasana jalanan macet di ibukota Jakarta. Jalanan macet menghabiskan waktu kira-kira 4 jam untuk sampai di Wisma Handayani. Saya baru paham mengapa BBM terbesar dikonsumsi oleh kendaraan warga Ibukota, sebabnya karena kendaraan tetap mengkonsumsi BBM tapi ga jalan-jalan (hmm…macet-macet). Ini juga merupakan awal pekerjaan rumah kita sebagai pemuda harapan bangsa di masa depan untuk memulai proyek besar dalam memperbaiki karakter pemuda bangsa Indonesia.

Sebahagian kecil dari rangkuman kegiatan yang telah dijalani di PPKPI, maka ada sedikit catatan untuk kita bersama sebagai titik tolak atau pijakan awal dalam proses kita melangkah ke depan:
1.      Pemuda alasan utama untuk keoptimisan dari proses perubahan sebuah bangsa. (ingat kata-kata Soekarno: “Berikan aku 10 pemuda, maka akan aku guncang dunia”)
2.      Pekerjaan rumah terbesar kita hari ini adalah bagaimana mendistribusikan dan merealisasikan hasil yang telah di dapat selama PPKPI ke daerah masing-masing
3.      Kemandirian pemuda adalah hal yang patut untuk dikembangkan sebagai salah satu solusi konkrit tujuan pembangunan Pemuda.
Belum banyak gagasan dan solusi dari permasalahan pemuda hari ini. Maka dari itu, kepada seluruh alumni PPKPI segeralah berdiri di depan cermin dan katakan pada sosok yang ada disana,: “Kamu adalah Solusi dari Permasalahan Bangsa Ini.”

Pemuda…
Maju.
Bangsa…
Jaya.
Siapa Kita…..?
Indonesia. 3x

Note:
* Peserta PPKPI dari Provinsi Riau

0 komentar:

Posting Komentar